Mengenal Apa Itu Tenor Pinjaman

Sobat LINE Bank harus mengetahui apa itu tenor pinjaman agar tidak salah ketika sedang mengajukan pinjaman. Ketika hendak mengajukan permohonan pinjaman, kamu biasanya akan diminta untuk mengisi jumlah pinjaman dan tenor pinjaman di dalam aplikasinya.

Melalui artikel ini, kamu akan mendapatkan penjelasan lengkap mengenai apa itu tenor pinjaman. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Tenor Pinjaman?

apa itu tenor pinjaman

Tenor pinjaman adalah jangka waktu penyelesaian cicilan pinjaman yang harus diselesaikan sebelum waktu jatuh tempo serta telah disetujui sebelumnya oleh debitur dan kreditur. Penentuan jumlah tenor pinjaman biasanya bergantung pada kemampuan lembaga keuangan sebagai debitur dalam menyelesaikan cicilan setiap bulannya.

Makin lama waktu tenor yang dipilih, jumlah cicilan yang dibayar akan makin kecil tetapi total jumlah pinjaman yang harus dibayarkan akan lebih besar. Sebaliknya, jika waktu tenor yang dipilih sebentar, maka cicilan yang harus dibayarkan akan makin besar tetapi total jumlah pinjaman yang dibayarkan akan makin kecil.

Perhitungan Suku Bunga Berdasarkan Tenor Pinjaman

Tenor pinjaman akan memengaruhi suku bunga yang didapatkan oleh debitur. Biasanya, makin sebentar tenor yang dipilih, akan makin kecil juga suku bunga yang didapatkan. Sebaliknya, suku bunga yang didapatkan dari tenor yang lama akan lebih besar.

Biasanya, suku bunga yang diberikan pada tenor pinjaman dapat sangat beragam, mulai dari 0% hingga belasan persen, tergantung dari jenis pinjaman yang dipilih. Agar dapat lebih memahaminya, mari simak contoh di bawah ini!

Arif mengajukan pinjaman 10 juta untuk keperluan pendidikan dan memilih tenor pinjaman 6 bulan. Setelah melihat aplikasi tersebut, pihak pemberi pinjaman memberikan suku bunga sebesar 1%. Dengan begitu, perhitungan cicilan setiap bulannya adalah:

  • Jumlah Pinjaman = 10.000.000
  • Suku Bunga = 1%
  • Tenor Pinjaman = 6 bulan
  • Bunga Pinjaman = 10.000.000 : 1% = 100.000
  • Cicilan = 10.000.000 : 6 = 1.666.666 + 100.000 = 1.766.666

Kesimpulannya, cicilan pinjaman yang harus dibayarkan setiap bulannya adalah Rp1.766.666 selama 6 bulan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menghapus Data Pinjaman Online?

Apa Saja Jenis-Jenis Tenor Pinjaman?

jenis jenis tenor pinjaman

Berdasarkan waktunya, tenor pinjaman dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu tenor pinjaman panjang dan tenor pinjaman pendek. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

1. Tenor Pinjaman Panjang

Tenor pinjaman panjang adalah jenis tenor pinjaman yang memiliki jangka waktu jatuh tempo angsuran mulai dari 3 tahun hingga 30 tahun. Tenor pinjaman yang panjang ini biasanya akan diterapkan pada jenis pinjaman atau kredit yang memiliki nominal pinjaman dan hutang pokok yang sangat besar.

Biasanya, tenor pinjaman panjang ini akan dipilih ketika seseorang hendak mengajukan jenis pinjaman KPR (Kredit Pemilikan Rumah), kredit kendaraan bermotor, dan jenis pinjaman dengan jumlah besar lainnya. Tenor pinjaman panjang ini dapat membantu orang-orang untuk membeli kebutuhan yang sangat mahal dan tidak dapat dibayarkan secara langsung.

Baca Juga: Mandiri Secara Keuangan? Gampang Kok!

2. Tenor Pinjaman Pendek

Seperti namanya, tenor pinjaman pendek adalah jenis tenor yang memiliki jangka waktu jatuh tempo angsuran yang pendek, mulai dari 30 hari hingga 3 tahun. Tenor pinjaman pendek ini digunakan untuk jenis pinjaman atau kredit yang memiliki nominal pinjaman dan hutang pokok yang relatif rendah.

Ada banyak jenis pinjaman yang menerapkan tenor berdasarkan pinjaman jangka pendek, seperti pinjaman dari LINE Bank, pinjaman online, paylater, dan jenis pinjaman lainnya dengan nominal pinjaman yang rendah. Suku bunga yang didapatkan dari tenor pendek ini relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan tenor pinjaman panjang.

Berbagai produk pinjaman dari LINE Bank, seperti KTA (Kredit Tanpa Agunan) dan Quick Credit, sendiri menawarkan tenor pinjaman pendek mulai dari 30 hari, 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, hingga 12 bulan. Setiap jenis tenor pinjaman pendek tersebut memiliki suku bunga yang berbeda-beda. Makin pendek tenor pinjaman yang dipilih, maka makin kecil juga suku bunga yang akan didapatkan.

perluas wawasan dan pengetahuan finansial bersama LINE Bank

Faktor yang Menentukan Tenor Pinjaman

faktor yang menentukan tenor pinjaman

Tenor pinjaman adalah waktu yang disepakati antara debitur dengan kreditur, maka dari itu kreditur berhak melihat seberapa sanggup peminjam atau debitur untuk bisa membayar cicilan. Pada umumnya, faktor penentu tenor pinjaman dilihat berdasarkan hal-hal berikut ini.

1. Besarnya Nominal Pinjaman

Besarnya jumlah nominal pinjaman atau kredit yang kamu ajukan adalah faktor penentu yang akan kreditur pakai untuk merekomendasi pemberian tenor yang tepat. Apabila kamu mengajukan pinjaman atau kredit dengan jumlah utang pokok yang tidak terlalu tinggi, maka kemungkinan besar kreditur akan merekomendasikan kamu untuk memilih tenor pendek.

Kebalikannya, bila kamu mengajukan pinjaman dengan utang pokok yang tinggi, maka kreditur akan menyarankan untuk memilih tenor panjang.

2. Umur Peminjam

Umur dari debitur atau peminjam juga menjadi salah satu faktor penentu dalam pemberian tenor pinjaman. Dalam faktor ini, kreditur akan menilai usia produktif mengenai kemampuan debitur dalam membayar cicilan setiap bulannya. Semakin muda umur si peminjam, maka usia produktif mereka pun semakin panjang yang dimana hal itu akan menentukan tenor yang dipilih semakin panjang.

Namun sebaliknya, apabila umur peminjam sudah termasuk tua, maka usia produktinya pun semakin berkurang dan kemungkinan akan memengaruhi kemampuan dalam membayar cicilan, sehingga pemilihan tenor adalah jangka lebih pendek.

3. Pendapatan per Bulan

Jumlah pendapatan debitur per bulan juga menjadi faktor penentu berikutnya dalam penentuan tenor pinjaman. Kreditur akan melihat kemampuan calon debitur membayar cicilan dari besaran pendapatan yang diperolehnya per bulan. Pendapatan tersebut bisa berupa penghasilan tetap yang calon debitur peroleh per bulannya dari tempat Ia bekerja, ataupun penghasilan dari usaha yang Ia miliki.

4. Aset Lainnya

Kemudian faktor penentu tenor pinjaman yang terakhir adalah aset lainnya yang dimiliki oleh calon debitur seperti rumah, tanah, kendaraan bermotor, dan juga pengeluaran rutin tiap bulannya.

Bagaimana Cara Memilih Tenor Pinjaman yang Tepat?

cara memilih tenor pinjaman

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tenor pinjaman adalah jangka waktu penyelesaian cicilan pinjaman yang harus diselesaikan sebelum waktu jatuh tempo. Ketika hendak melakukan pinjaman, kamu harus menyesuaikan tenor pinjaman ini dengan kemampuan keuangan. Jangan sampai kamu tidak dapat membayar cicilan bulanannya karena salah memilih tenor pinjaman.

Ketika memilih tenor pinjaman, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan agar pengajuan pinjaman dapat diterima oleh pihak pemberi pinjaman. Biasanya, pihak pemberi pinjaman akan memperhatikan aspek-aspek seperti:

  • Jumlah pemasukan debitur setiap bulan.
  • Jumlah pengeluaran debitur setiap bulan.
  • Nominal pinjaman yang diajukan.

Ketika mengajukan pinjaman dengan jumlah yang besar tetapi ingin memilih tenor pinjaman pendek agar bisa mendapatkan suku bunga yang lebih kecil, pihak pemberi pinjaman ingin memastikan terlebih dahulu apakah kamu sanggup membayar cicilan tenor pinjaman pendek yang besar atau tidak. Oleh karena itu, aspek seperti jumlah pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya akan diperhatikan.

Sebagai contoh, Budi adalah karyawan swasta dengan jumlah pemasukan 5 juta setiap bulannya dan jumlah pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari dan hal lainnya setiap bulannya mencapai 3 juta. Lalu, Budi mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan bermotor sebesar 20 juta dan memilih tenor 6 bulan.

Berdasarkan contoh di atas, pihak pemberi pinjaman pasti tidak akan menerima pinjaman tersebut. Dalam jangaka waktu pinjaman 6 bulan, dengan kondisi keuangan di atas, Budi sudah pasti tidak akan mampu melunasi cicilan pinjaman setiap bulannya.

Agar pengajuan pinjaman dapat diterima, kamu hanya memilih tenor pinjaman yang sesuai dengan kemampuan keuangan. Selain itu dalam tips mengajukan pinjaman, kamu juga harus memperhitungkan suku bunga yang didapatkan karena akan berpengaruh ke setiap cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Jika kondisi keuangan tidak begitu baik, sebaiknya pilih tenor pinjaman yang lebih panjang karena cicilannya akan makin kecil.

Baca Juga: Intip! Keunggulan Mengajukan Pinjaman Tanpa Agunan

Demikian penjelasan lengkap mengenai apa itu tenor pinjaman yang wajib Sobat LINE Bank ketahui. Apabila kamu ingin melakukan pinjaman online, coba gunakan pinjaman uang cepat cair dari LINE Bank. Proses peminjamannya mudah, cepat, dan dapat dilakukan kapan saja, serta tenor dan suku bunga pinjamannya pun beragam. Yuk unduh aplikasi LINE Bank sekarang juga!

tetap update sama LINE Bank yuk!
Bagikan ke Temanmu
LINE BANK SEO Admin
LINE BANK SEO Admin
Articles: 325