Atur Keuangan Menjelang Idul Fitri

Idul Fitri tiba! Ramadhan tiba, Marhaban ya Ramadhan Sobat LINE Bank~

Kamu sudah siap menyambut long weekend kita? Tahun ini Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022. Sedangkan pemerintah menetapkan cuti bersama pada 29 April dan 4 sampai 6 Mei 2022. 

Hari Raya Idul Fitri adalah hari kemenangan dimana umat muslim merayakannya dengan kembali “buka puasa” atau makan. Karena itu puasa wajib bagi umat Islam selama satu bulan penuh. Tentunya tidak hanya umat Muslim saja yang merayakannya, tapi non-muslim pun ikut bersukacita dengan hari raya ini.

Hari Raya Idul Fitri sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat dengan antusias. Identik dengan membeli baju baru, mengunjungi orang tua, mengirim hampers, dan lainnya. Tidak sedikit yang menjadi boros bahkan mengalami ‘kebocoran’ keuangan pada hari raya ini. Sedikit-sedikit membeli ini itu, tanpa disadari biaya yang kita keluarkan cukup banyak. Bahkan melebihi keuangan kita yang telah kita siapkan 

Sebagian orang mengatakan bahwa bulan puasa menjadi momen yang tepat untuk mengatur keuangan lebih baik. Bahkan untuk penghematan, khususnya pengeluaran untuk makanan. Nyatanya, masih banyak juga yang memiliki pengeluaran lebih besar. 

Apa saja yang membuat keuangan kita “bocor”?

1. Lapar mata!

impulsive credit card image

Bulan puasa membuat kita harus belajar dalam menahan diri dengan godaan makan dan minum. Bisa dibilang kita sudah sangat hebat bisa menahan diri terhadap godaan ini. Namun yang terkadang menjadi masalah yaitu saat waktu berbuka. 

Tidak sedikit yang merasakan ‘ngidam’ karena sudah menahan diri tidak makan selama seharian. Karenanya saat berbuka ingin makan ini itu, beli ini itu, semuanya dituruti. Dari mulai minuman dingin, gorengan, hingga makanan berat semuanya dibeli karena ‘lapar mata’ dan terlihat enak. Padahal kan tidak semuanya bisa kita makan, terkadang malah jadi mubazir.

2. Reuni alias buka bersama

Tidak sedikit yang membuat bulan puasa ini menjadi ajang reuni bersama teman-teman lama. Jadwal buka bersama sudah dibuat jauh-jauh hari. Hari Senin buka bersama dengan teman kantor. Selasa dengan alumni angkatan kuliah. Rabu dengan saudara-saudara keluarga. Kamis dengan teman SMA. Jumat dengan teman-teman pacar. Sabtu-Minggu makan nasi dan kerupuk kecap deh!

Mari berhitung, kalau 1 kali bukber itu menghabiskan Rp70.000-Rp100.000 dan biaya transportasi minimal Rp30.000. Maka 1 kali bukber kamu harus menyiapkan kurang lebih Rp100.000-Rp150.000. Dengan minimal bukber 3 kali seminggu, kamu harus menyiapkan dana bukber sebesar Rp 450.000! Belum lagi kalau habis bukber diajak nongkrong kemana dulu, waduh, makin kering dompet!

3. Aku ingin ini, aku ingin itu, ingin semuanya!

Memang kalau menjelang Idul Fitri identik dengan membeli baju baru untuk lebaran. Ada juga yang beli hampers untuk diberikan ke keluarga, sahabat, bahkan keluarga pacar. Tentunya hal ini semua boleh banget dilakukan dong.

Asalkan kamu memang sudah mempersiapkan dana lebih untuk ini semua. Setidaknya kamu memiliki tabungan lebih yang memang diperuntukkan untuk kegiatan ini. Jangan sampai kamu membelinya menggunakan uang hasil bulanan kamu bahkan harus meminjam orang ya! Karena masih setengah jalan, belum telat kok untuk menyiapkan dananya. Misalnya dari tabungan kamu, bisa kamu gunakan 5-10% untuk kegiatan ini, atau kamu menggunakan THR yang di dapat. Tapi ingat ya kamu juga harus menggunakan THR dengan bijak, jangan kamu habiskan hanya untuk keinginan semata saja.

3 hal ini bisa membuat keuangan kamu mengalami kebocoran yang besar loh Sobat LINE Bank. karena itu kamu juga harus bijak menyikapinya dan dapat mengontrol diri. Karena selain menahan godaan dari makan dan minum, kamu juga harus bisa menahan godaan untuk membuat dompet kamu kering!

Jika kamu sudah merasakan salah satu dari 3 hal diatas atau bahkan semuanya, tidak apa kok. Berarti ini sudah saatnya kamu mengubah kebiasan itu dan mulai mencari beberapa cara yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan kamu menjelang hari raya ini!

Lalu bagaimana cara mengatur keuangan menjelang Idul Fitri?

1. Alokasikan keuangan & buat anggaran

Jika memang THR maupun hari gajian belum tiba, kamu bisa menggunakan cara ini. Hal ini agar kamu tidak lapar mata dan berakhir membeli semua barang padahal belum tentu membutuhkannya.

Mulai dari mengalokasikan keuangan kamu dan buat anggaran menjelang Idul Fitri nanti. Kamu bisa breakdown pengeluaran yang biasa dilakukan untuk mempermudah. Misalnya pengeluaran untuk sahur, buka puasa, bahkan bukber jika ada. Setelah kamu mengetahui total pengeluaran kamu untuk semua ini, maka buatlah skala atau minimum untuk mengontrol diri. 

Jika kemarin kamu bukber 3x seminggu, maka sekarang kamu bisa menurunkannya menjadi 1x seminggu. Untuk sahur dan buka kamu bisa membuat jadwal menu agar mengetahui bahan makanan yang bisa dibeli terlebih. Semua ini bisa kamu lakukan agar tidak ada uang yang terbuang

2. Belanja sesuai kebutuhan dan jangan berlebihan

Terkadang kebutuhan menjelang Idul Fitri memang meningkat, namun bukan berarti ini free-pass kamu untuk menjadi boros.Tentukanlah skala prioritas kebutuhan kamu. Kamu bisa membuat list kebutuhan apa saja yang diperlukan menjelang hari raya nanti.

Setelah itu, urutkanlah dari yang paling penting dan yang bisa dikesampingkan terlebih dahulu. Misalnya membeli baju baru untuk lebaran bisa dikesampingkan terlebih dahulu, menunggu THR turun atau hari gajian.

3. Mencatat pengeluaran

Mencatat pengeluaran harian saat bulan puasa hingga hari raya bisa dibilang salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan agar kamu mengetahui pengeluaran per-hari yang dilakukan. Kamu juga akan mengetahui apakah pengeluaran yang dilakukan berlebihan atau tidak. Hal ini agar kamu bisa mengontrol diri untuk tidak membeli hal-hal secara berlebihan dan dapat tetap konsisten dengan rencana keuangan kamu di awal.

Baca juga: Smart Saving untuk pemula!

4. Persiapkan dana darurat

Menyiapkan dana darurat juga penting. Walaupun hanya sebulan, tapi kita juga harus antisipasi dengan apapun yang mungkin terjadi. Karena itu tidak ada salahnya menyisihkan uang untuk dana darurat. Hal ini agar apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kamu sudah memiliki uang lebih untuk hal ini dan tidak mengganggu cash flow kamu lainnya.

Setelah menerapkan keempat cara diatas, inginnya kamu lebih bisa mengatur keuangan kamu lebih baik lagi. Tentunya 4 cara ini tidak hanya digunakan selama bulan ini saja ya Sobat LINE Bank. Jauh lebih bagus lagi kalau kamu bisa menerapkan cara ini untuk bulan-bulan selanjutnya bahkan menjadikan ini sebagai kebiasaan kamu.

Karena dengan kebiasaan ini kamu bisa memiliki keuangan yang lebih sehat dan stabil. Menerapkannya memang tidak mudah, tapi bukan berarti mustahil. Karena kamu bukannya tidak bisa namun belum terbiasa. 

Untuk menerapkannya kamu bisa mulai secara perlahan. Gunakanlah aplikasi yang dapat memudahkan kamu, misalnya LINE Bank. Dengan LINE Bank kamu bisa membuat 8 rekening sekaligus hanya dalam 1 akun. Rekening ini bisa kamu sesuaikan dengan pos pengeluaran kamu. Mulai dari budget bukber, budget baju lebaran, budget mudik, dan budget lainnya. 

Selain itu kamu juga bisa membuka rekening deposito dan dapatkan bunga 4.5%* p.a. Kamu bisa sisihkan dana darurat kamu melalui rekening deposito LINE Bank. Tenang aja, kalau kamu butuh dananya sewaktu-waktu, LINE Bank tidak mengenakan kamu biaya pinalti kok!

Itu dia Sobat LINE Bank, semangat menjalani puasa dan jangan lupa untuk menerapkan cara diatas ya!

Bagikan ke Temanmu
LINE Bank Admin
LINE Bank Admin

A Different Experience of Digital Banking, LINE Bank. LINE Bank is a caring friend, someone that’s easy to get along with. LINE Bank is also a trusted companion, providing smart solutions to all financial issues.

Articles: 327