Mengenal Utang Baik atau Utang Produktif

Utang Baik? Utang kok ada yang baik? Bukannya berhutang sudah pasti jelek ya?

Annyeong Sobat LINE Bank~

Mungkin dalam pikiran Sobat LINE Bank berutang itu sesuatu yang buruk untuk dilakukan dalam keuangan. Namun, nyatanya tidak semua utang itu buruk loh Sobat LINE Bank~

Gimana, gimana, maksudnya?

Karena tidak semua utang itu akan memperburuk kondisi keuangan kita. Tapi, tentu tidak semua utang dapat memperlancar keuangan kita pula. Biasanya orang akan mengambil pinjaman atau melakukan utang untuk memenuhi kebutuhan atau keperluan yang ada. Mengambil pinjaman atau berhutang, juga ada beban bunga yang harus dibayarkan nantinya. Karena itu tentu kita harus mempersiapkan uang yang lebih besar pula untuk melunasinya.

Terlihat buruk, namun tidak selalu buruk. Hal ini tentu dapat dilihat dari tujuan dan pertimbangan kita untuk memiliki uang tersebut. Mulai dari manfaat maupun value dari pinjaman tersebut. Apakah terdapat keuntungan jangka panjang yang dapat dirasakan?

Karena itu hutang juga dibagi menjadi 2. Hutang buruk atau hutang konsumtif dan hutang baik atau hutang produktif. Kali ini, kita akan lebih membahas tentang utang baik atau produktif

Hutang baik atau utang produktif

Utang baik atau utang produktif ini sendiri memiliki arti dimana pinjaman yang dilakukan akan berdampak baik untuk kamu. Misalnya pinjaman yang dilakukan akan membantu untuk menghasilkan pendapatan atau meningkatkan kekayaan kamu. Dimana hal ini berarti pinjaman yang dilakukan dapat membuka peluang dan jendela baru untuk membawa nilai positif dalam finansial kamu. 

Sobat LINE Bank juga perlu tahu, bahwa utang baik tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan. Hal ini tentu agar tidak mengganggu cash flow atau kebutuhan lain kamu. 

Lalu apa saja yang termasuk utang baik atau utang produktif ini?

Baca Juga: Terbiasa Hedon? Belajar 5 Cara Mengatur Keuangan Ini!

Modal usaha atau berbisnis

Membangun suatu bisnis atau menjadi entrepreneur tentu dapat memberikan peluang baru untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Membangun usaha sendiri juga bisa dijadikan pekerjaan sampingan  

Karena siapa tahu, kalau ternyata bisnis kamu berkembang dengan baik dan menjadi mata pencaharian utama kamu loh.  Hal ini juga membuat kamu tidak tergantung hanya dengan gaji yang diterima sebagai karyawan, jika kamu memiliki pekerjaan lain. Namun, jika dari awal memang ingin dijadikan mata pencaharian utama juga tidak apa. Kamu bisa memfokuskan diri dan pikiran dalam usaha bisnis ini. Kamu juga dapat lebih maksimal untuk mengembangkan bisnis ini bukan?

Misalnya, kamu mengambil pinjaman melalui LINE Bank untuk modal usaha kamu nantinya.

Dimana prosesnya mudah hanya dengan e-KTP. Tidak hanya itu, limit pinjaman juga beragam, mulai dari Rp 1 juta hingga maksimal Rp 100 juta. Kamu juga bisa melakukan simulasi cicilan pinjaman di website LINE Bank~

Untuk dana pendidikan atau self development

Dengan kamu mengasah kemampuan dan skill kamu lebih dalam, memungkinkan untuk menambah penghasilan kamu loh. Maksudnya gimana nih? 

Misalnya, kamu suka dengan video editing atau digital marketing. Tidak ada salahnya untuk mengambil kursus khusus video editing atau digital marketing ini. Apalagi semakin berkembangnya zaman, banyak sekali perusahaan, startup, dan lainnya membutuhkan tenaga kerja dalam bidang ini. 

Karena itu mengambil kursus untuk memperdalam hobi atau meningkatkan skill kamu sangat memungkinkan untuk meningkatkan income kamu. Dengan mengambil kursus kamu juga bisa belajar berbagai tipe dan jenis dalam mengedit video maupun digital marketing bukan? 

Dengan ini, kamu juga bisa mengambil beberapa pekerjaan sekaligus atau yang bersifat freelancer atau based on project. Penghasilan untuk video editor ini juga tergolong lumayan, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Sedangkan untuk digital marketing, kamu bisa mendapatkan Rp 2 juta hingga Rp 10 juta tergantung skill dan hasil pekerjaan kamu.

Gimana Sobat LINE Bank, udah siap belum meningkatkan skill dan naikin income?

Baca Juga: Cara Memilih Investasi Untuk Pemula

Membeli rumah 

Sekarang sudah banyak sekali yang mengambil pinjaman untuk membeli rumah. Hal ini tentu dikarenakan tidak semua orang bisa membeli rumah langsung secara tunai bukan? Karena itu mengambil pinjaman bisa menjadi salah satu cara untuk membeli rumah sekarang. 

Rumah yang berhasil dibeli dapat disewakan kembali untuk mendapatkan keuntungan. Dimana keuntungan ini dapat digunakan untuk membayar cicilan atau melunasi utang yang diambil tadi. 

Namun, tidak ada salahnya jika kamu ingin menggunakannya untuk tempat tinggal ya. Selain itu, pada umumnya nilai rumah dan tanah juga akan terus meningkat seiring waktu. Dimana hal ini tentu bisa meningkatkan nilai kekayaan kamu nantinya.

Kamu juga harus berhati-hati ya saat mengambil pinjaman. Jangan sampai kamu keliru untuk membedakan utang baik dengan utang buruk. 

Misalnya kamu memiliki rencana mengambil pinjaman untuk membeli kendaraan agar dapat meningkatkan penghasilan pada weekend. Karena itu kamu mengambil motor dengan harga Rp 30 juta. Karena itu, setiap bulan kamu harus membayar cicilan kurang lebih Rp 1.5 juta selama 3 tahun. Setelah memiliki kendaraan, bukannya kamu meningkatkan penghasilan sebagai ojek online, kamu malah lebih sering nongkrong ke luar bersama teman mu. Bukannya penghasilan bertambah eh kamu malah harus mengeluarkan uang lebih banyak lagi daripada biasanya. Padahal kamu bisa mengambil motor second dengan kisaran harga mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 8 juta loh.

Itu dia Sobat LINE Bank beberapa jenis utang baik. Namun perlu diingat, dalam mengambil pinjaman, kamu juga harus yakin dapat melunasi hutang tersebut. Jangan sampai kamu mengambil pinjaman tanpa memikirkan biaya yang harus dikembalikan ya. Karena itu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan pinjaman. Apakah tujuan kamu, manfaat, dan keuntungan yang didapat dari pinjaman ini.  Selain itu, utang baik juga hanya digunakan untuk membeli barang yang merupakan kebutuhan dan bukan keinginan. 

Beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum mengambil pinjaman

Kamu juga bisa memperhatikan rasio utang, cicilan dan bunga yang diberikan.dan lainnya sebelum mengambil pinjaman. Hal ini agar kamu tidak terjerat hutang dan menambah beban finansial kamu. 

Umumnya rasio utang yang sehat tidak melebihi 30% dari penghasilan kamu. Kamu juga dapat mempertimbangkan besaran cicilan dan bunga yang ditawarkan. Namun jika Sobat LINE Bank menggunakan kartu kredit, ada baiknya memilih cicilan 0% dan bayarlah tepat waktu agar tidak dikenai bunga ya.

Baca Juga: Kenali “Frugal Living”

Itu dia penjelasan mengenai utang baik. Setelah membacanya menurut kamu, utang yang selama ini dilakukan sudah merupakan utang baik belum? Jika nyatanya utang kamu merupakan utang buruk, ada baiknya cepat-cepat melunasinya dan tidak mengulanginya lagi ya Sobat LINE bank~

Kamu juga bisa mulai menabung terlebih dahulu, jika belum berani untuk mengambil pinjaman. Perbaiki dan tingkatkan kemampuan kamu dalam mengatur keuangan sehari-hari. Cara ini juga bisa memperbaiki kondisi keuangan kamu. 

 

Bagikan ke Temanmu
LINE Bank Admin
LINE Bank Admin

A Different Experience of Digital Banking, LINE Bank. LINE Bank is a caring friend, someone that’s easy to get along with. LINE Bank is also a trusted companion, providing smart solutions to all financial issues.

Articles: 277