Apa Itu Passive Income? Bagaimana Cara Mengumpulkannya?

Apa itu passive income? Apakah memiliki passive income itu penting? Sobat LINE Bank seharusnya sudah tidak asing dengan istilah satu ini. Passive income bisa dikatakan sebagai “keran air terbuka yang tidak perlu kita putar”. Memiliki passive income menjadi penting karena Sobat LINE Bank jadi punya dana lebih untuk membiayai berbagai kebutuhan dan keinginan. Mendapatkan passive income bisa dilakukan dengan berbagai cara. Sobat LINE Bank tentu bisa memilih satu dari sekian banyak pilihan yang ada. Penasaran apa saja? Cari tahu selengkapnya di bawah ini! 

Apa itu Passive Income

Passive income adalah penghasilan yang didapatkan tanpa peran aktif seseorang. Bisa dibilang penghasilan atau pendapatan ini datang begitu saja bahkan saat kamu sedang tidur. Menyenangkan, bukan? Siapa yang tidak mau mendapatkan uang bahkan saat sedang tidur? Tentu semua orang mau. Meskipun bisa datang selagi tidur, nyatanya passive income juga harus diusahakan. Maksudnya kamu baru bisa menikmati pendapatan tersebut setelah bekerja keras. Kerja keras kamu pada waktu-waktu awal yang akan menentukan besarnya pendapatan yang diterima. 

Apa Saja Jenis-Jenis Passive Income?

Berikut jenis-jenis passive income yang perlu Sobat LINE Bank ketahui: 

1. Residual Income

Seperti artinya, residual income merupakan pendapatan yang kamu dapatkan karena sebelumnya sudah bekerja keras. Contohnya royalti musik, desain, buku, dan hak cipta. Seorang penghasilan agen asuransi juga termasuk ke dalam jenis residual income. Terlepas dari gaji pokok yang diterima setiap bulannya, agen asuransi akan menerima bonus atau insentif saat ada pembaruan polis dari nasabah. 

Baca Juga: Cobain Bisnis Bermodal Kecil Ini Buat Passive Income Kamu!

2. Active Leveraged Income

Apakah kamu mengetahui bisnis MLM (Multi Level Marketing)? Bisnis MLM memasarkan produknya dengan mengajak banyak orang untuk menjadi member. Saat member berhasil menjual produk maka kamu akan mendapatkan insentif. Coba bayangkan jika kamu memiliki 5 member yang aktif berjualan dan berhasil menjual produk. 

Setiap produk yang terjual akan menghasilkan insentif Rp30.000. Kemudian dalam satu minggu masing-masing member berhasil menjual 5 produk. Ada berapa banyak uang yang kamu dapatkan? Setidaknya kamu akan mengantongi uang sebesar Rp750.000 per minggu. 

Baca Juga: Ciri-Ciri Merdeka Finansial, Kamu Termasuk?

3. Automatic Business

Pendapatan yang selalu datang setiap bulan atau bahkan minggu tentu sangat menyenangkan. Tetapi umumnya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa merasakan hal ini. Kemungkinan besar kamu juga harus mengeluarkan modal yang tidak sedikit. Contohnya seperti laundry kiloan atau mini market. Kamu mungkin tidak akan bisa merasakan keuntungan saat bisnis baru dibuka. Tetapi setelah beberapa bulan atau tahun kamu akan mulai merasakan hasilnya. 

Baca Juga: Yuk Belajar Membuat Anggaran Keuangan Yang Pas!

4. Properti

Soal properti Sobat LINE Bank pasti sudah paham betul mengenai keuntungan yang bisa didapatkan. Bisnis properti memang membawa keuntungan yang sangat besar. Kos-kosan dan rumah kontrakan selalu disebut ketika berbicara soal passive income. Setiap bulannya kamu bisa selalu merasakan uang masuk ke rekening tanpa perlu diusahakan. 

Namun kamu juga pasti mengerti bahwa modal yang harus dikeluarkan di awal juga besar. Dari membeli tanah, membangun rumah, hingga membeli perabotan lengkap. Modal yang dikeluarkan bukan lagi belasan juta, melainkan bisa puluhan atau ratusan juta. 

Baca Juga: Merasa Perlu Financial Planner? Simak Tanda-Tandanya!

5. Paper Asset

Terakhir ada paper asset atau yang biasa dikenal sebagai surat berharga. Surat berharga bisa dalam bentuk apa saja. Contohnya seperti kepemilikan saham, reksa dana, dan obligasi. Apakah investasi termasuk passive income? Tentu saja! Investasi yang beberapa tahun ke belakang sedang populer termasuk ke dalam passive income.

Tetapi Sobat LINE Bank harus ingat nih kalau berinvestasi tidak boleh dilakukan sembarangan. Pastikan kamu sudah mempelajari cara kerjanya dan memilih perusahaan terbaik. Hal ini dilakukan supaya kamu tidak mengalami kerugian yang besar. 

Manfaat Passive Income?

Mendapatkan uang tambahan yang tidak selalu harus diusahakan memang enak. Tetapi apakah kamu tahu manfaat memiliki passive income yang sesungguhnya? Coba perhatikan beberapa manfaatnya berikut ini. 

1. Memberikan Jaminan Hidup Layak Pada Masa Depan

Manfaat paling utama dari adanya passive income ialah jaminan hidup yang layak untuk masa depan. Tidak bisa bohong bahwa sebagian masyarakat bekerja supaya bisa hidup dengan layak. Karena nyatanya masih ada banyak orang yang harus hidup di bawah kemiskinan. Mereka tidak bisa menikmati beberapa layanan karena tidak memiliki uang. 

Meskipun uang bukanlah segalanya tetapi uang tetap dibutuhkan untuk bertahan hidup. Saat ini mungkin kamu masih bisa hidup enak dengan pendapatan hasil kerja keras. Namun kamu tidak bisa bekerja selamanya, bukan? Semua orang memiliki batasan usia kerja yang tidak bisa ditoleransi. 

Tenaga yang dimiliki saat kita berusia 20 tahun sudah pasti berbeda dengan 60 tahun. Itu sebabnya passive income berguna untuk memberikan kehidupan layak pada masa depan khususnya ketika kita tidak mampu lagi bekerja. 

Baca Juga: Jangan Sedih, Ini Keuntungan Jomblo Secara Finansial!

2. Dapat Mewujudkan Impian atau Passion

Ada banyak pekerja yang tidak suka melakukan pekerjaan mereka sekarang. Alasannya sederhana yaitu karena pekerjaan tersebut bukan passion mereka. Tetapi apa boleh dikata jika hanya pekerjaan tersebut yang saat ini tersedia di depan mata. Keberadaan passive income membuat orang-orang seperti ini dapat mewujudkan passion mereka terlepas dari gaji yang didapatkan. Uang dari passive income yang akan membiayai impian dan passion tersebut. 

Bagaimana Cara Mengumpulkan Passive Income?

Mengumpulkan passive income bisa dilakukan dengan cara apa saja. Namun sudah pasti kamu tidak boleh melakukan tindakan ilegal yaa. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba seperti:

1. Menjadi Content Creator

Menjadi seorang content creator bisa menjadi pilihan pertama. Modal yang dikeluarkan tidak besar. Ponsel pintar dan tripod sudah cukup untuk membantu kamu membuat konten-konten kreatif. Konten yang bisa dibuat juga tidak hanya video. Kamu bisa membuat blog, konten Instagram, podcast, atau TikTok. 

Pendapatan content creator datang dari hasil adsense,  pay per click, dan endorse. Sudah ada banyak orang yang berhasil mendapatkan uang jutaan rupiah dengan menjadi content creator. Apakah kamu tertarik menjadi salah satunya?

2. Melakukan Investasi Saham atau Reksa Dana

Melakukan investasi juga sudah terbukti mendatangkan hasil yang besar. Namun jangan sampai termakan iming-iming untung besar sebelum mempelajarinya. Mereka yang berhasil mendapatkan keuntungan berarti sudah mengerti bagaimana melakukan investasi. Langsung terjun ke dunia investasi tanpa mempelajarinya sama seperti kamu terjun dari ketinggian 1.000 kaki tanpa parasut. Maksudnya sudah pasti kamu akan merugi. 

Baca Juga: Apasih Bedanya Tabungan dan Deposito?

3. Membeli Properti

Membeli properti dan mengembangkannya menjadi hunian siap pakai bisa kamu jadikan passive income yang menguntungkan. Mengapa? Karena harga properti setiap tahunnya mengalami kenaikan. Jangankan tahun, dalam beberapa bulan saja harga tanah atau rumah sudah naik berlipat kali ganda. 

Tetapi membeli properti pun tidak bisa dilakukan sembarangan. Kamu perlu memikirkan pembelian properti dengan lokasi yang strategis sesuai tujuan. Jika kamu bertujuan membuka kos-kosan maka beli properti yang berada di lingkungan universitas atau perkantoran. 

Itu dia informasi mengenai passive income. Sobat LINE Bank tidak perlu bingung lagi ketika ada teman yang bertanya “Apa itu Passive Income?”. Kamu bisa langsung menjawabnya dengan informasi yang baru saja dipelajari. Jadi apa rencana Sobat LINE Bank selanjutnya? Cara mana yang kamu pilih untuk mengumpulkan passive income? Tidak perlu langsung membeli properti jika belum memiliki dana yang besar. Kamu bisa mulai dari menabung di deposito LINE Bank

Tabungan deposito memiliki suku bunga yang lebih tinggi dari rekening tabungan biasa. Hanya bermodalkan Rp1.000.000 kamu sudah bisa membuka tabungan deposito. Selain itu LINE Bank memberikan pelanggan kebebasan mengatur jangka waktu dari 1 bulan hingga 12 bulan. Bagaimana? Tertarik membuka deposito? Langsung download aplikasinya sekarang ya!

Bagikan ke Temanmu
LINE Bank Admin
LINE Bank Admin

A Different Experience of Digital Banking, LINE Bank. LINE Bank is a caring friend, someone that’s easy to get along with. LINE Bank is also a trusted companion, providing smart solutions to all financial issues.

Articles: 285