Kesalahan Milenials Saat Mengatur Keuangan

Buat milenial, mengatur keuangan merupakan tantangan yang susah-susah gampang, karena masih banyak yang perlu dipelajari di usia muda apa yang perlu dilakukan dan yang harus dikurangi. Dengan belajar mengatur dari sekarang, kamu tentu akan semakin mahir dan bisa mendatangkan kamu keuntungan di masa depan. Jika kamu belum pintar mengaturnya, tidak masalah karena gak ada kata terlambat dalam membuat keuangan yang sehat. 

Banyak kesalahan yang umumnya dilakukan oleh kaum muda dalam mengelola keuangannya. Supaya lebih mahir dalam mengatur keuangan, coba cek beberapa kesalahan yang umum dilakukan oleh milenial zaman sekarang, supaya kamu tidak menjadi salah satunya, atau diulangi lagi kedepannya yah.

1. Tidak memiliki rencana masa depan

Siapa disini yang hidupnya masih menggunakan slogan, jalanin aja dulu? Slogan ini jangan digunakan ketika kamu mengatur keuangan, karena akan berdampak buruk kedepannya. Rencana masa depan membantu kamu untuk mengukur tujuan dan target yang harus dicapai dalam rentang waktu yang kamu tentukan sendiri. Misalnya, ingin mempunyai rumah diumur 25 tahun atau mobil diumur 23 tahun. Tujuan yang berjangka panjang bisa membantu kamu menyusun masa depan yang kamu inginkan, dibanding terpaku pada tujuan jangka pendek. Yuk, dicoba! 

2. Hari gajian, langsung boros!

Memang, melihat rekening pribadi yang sudah kembali terisi setelah akhir bulan rasanya sangat menyenangkan bagi kamu, karena akhirnya gak perlu irit ketat biar bisa bertahan sampai tanggal tua. Tapi, bukan berarti setelah gajian kamu bisa langsung foya-foya ya! Sisihkan dulu berapa yang ingin kamu tabung diawal bulan dan cicilan yang harus dilunasi, baru lanjut ke keinginan yang ingin kamu wujudkan. Keinginan juga sesuaikan dengan keuangan, jangan sampai kamu menambah hutang lagi!

3. Tidak mencatat pengeluaran

Terdengar sepele, tetapi berdampak besar untuk mengatur keuangan. Dengan kamu mencatat pengeluaran, baik yang rutin maupun untuk keinginan, kamu menjadi tahu kemana aja keuangan kamu selama ini perginya. Dengan kamu familiar dengan pengeluaran sendiri per bulannya, kamu jadi bisa membuat budgeting dari sini. Budgeting fungsinya untuk membuat perencanaan uang supaya kedepannya menjadi lebih terkontrol. Selain itu, kamu juga bisa memangkas pengeluaran yang mungkin kurang penting dan bisa dikurangi untuk dialokasikan ke kebutuhan yang lebih penting. 

4. Menggunakan kartu kredit tidak terkontrol

Gak bisa dipungkiri kartu kredit memang mudah banget digunakan. Selain itu, banyak banget penawaran dan cicilan ringan membuat kamu menjadi tergoda untuk menggunakannya disaat belanja. Mulai sekarang, kurangi penggunaan kartu kredit kecuali jika memang diperlukan dan membagi keuangan dengan menggunakan uang tunai, supaya kamu tidak kewalahan ketika mengatur, apalagi membayar. 

5. Tidak segera melunasi utang dan cicilan

Hutang dan cicilan yang ditumpuk terus menerus bisa menjadi bahaya bagi keuanganmu loh! Jika kamu sudah memutuskan untuk mempunyai cicilan, rutinlah membayar sesuai dengan waktu yang ditentukan, jangan sampai cicilan berubah menjadi hutang yang akan membebani kamu. Selain itu, ingatlah untuk punya gaya hidup sesuai dengan kantong, jangan gengsi dan pinjam uang ke teman dan kesana kemari. Punya banyak hutang akan membuat kamu semakin kewalahan untuk mengatur keuangan. Sebelum membuat hutang atau cicilan, lebih baik dipikirkan dulu untuk apa melakukan cicilan, apakah masih bisa ditunda dan penting atau tidak. 

Jadi untuk para milenial, pengelolaan keuangan bukanlah sesuatu yang mudah, kamu juga perlu mencari cara yang cocok dengan gayamu sendiri, maka dari itu janganlah berhenti belajar dan eksplor terus, supaya keuangan menjadi sehat dimasa depan!

Bagikan ke Temanmu
LINE Bank Admin
LINE Bank Admin

A Different Experience of Digital Banking, LINE Bank. LINE Bank is a caring friend, someone that’s easy to get along with. LINE Bank is also a trusted companion, providing smart solutions to all financial issues.

Articles: 285