Ini Dia 5 Cara Melakukan Investasi untuk Pemula

Sobat LINE Bank ingin mulai berinvestasi? Pilihan yang tepat kalau kamu mulai berinvestasi sejak dini. Cara investasi cukup mudah kok, Sobat LINE Bank hanya perlu menyisihkan gaji untuk disimpan di instrumen investasi, seperti saham, reksadana, deposito, obligasi, emas, dan masih banyak lagi.

Kalau Sobat LINE Bank masih bingung mau pilih instrumen investasi yang mana, yuk kita pelajari dulu apa itu investasi, mulai dari jenis-jenisnya, manfaat investasi, sampai cara melakukan investasi bagi pemula. Simak artikel ini sampai habis ya, supaya kamu mendapatkan informasi secara utuh dan menyeluruh. 

Apa yang Dimaksud dengan Investasi?

Investasi dikenal juga dengan istilah penanaman modal untuk mendapatkan keuntungan. Modal yang ditanam baik berupa uang atau aset berharga lainnya. Penanaman modal ini biasanya dilakukan pada sebuah benda, melalui lembaga, atau suatu pihak dengan harapan pemodal mendapat keuntungan dalam jangka waktu tertentu.

Istilah investasi sendiri berasal dari Bahasa Italia, investire, yang berarti memakai atau menggunakan. Umumnya, dana yang diinvestasikan akan dikembangkan oleh badan atau pihak yang mengelola. Keuntungan dari hasil pengembangan tersebut akan dibagikan kepada investor sebagai imbal balik, tentunya berdasarkan ketentuan antara kedua belah pihak.

Dalam kajian ilmu ekonomi, investasi berarti membeli sesuatu yang tidak akan digunakan saat ini. Sesuatu yang dibeli tersebut disimpan sebagai harta yang setelah melewati waktu tertentu akan mengalami perubahan nilai. 

Apakah investasi berisiko? Melakukan investasi memang berisiko, tapi kalau Sobat LINE Bank memahami jenis-jenis dan risikonya, maka akan terhindar dari risiko kerugian tersebut. 

Baca Juga: Trik LINE Bank, Biar Nabung dan Investasi Jalan Terus!

Apa Saja Jenis Investasi?

Sebelum Sobat LINE Bank mulai berinvestasi, ada baiknya kenali terlebih dahulu jenis-jenis investasi agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan. Yuk simak apa saja jenis investasi berdasarkan bentuk, jangka waktu, dan produk di bawah ini. 

Bentuk Investasi

Secara umum investasi memiliki dua jenisbentuk, yakni investasi aktiva riil dan investasi aktiva finansial. Apa pengertian investasi aktiva riil? Investasi satu ini bisa dilakukan dengan menggunakan aset nyata atau tidak nyata, misalnya tanah, logam mulia, serta properti. Sedangkan, investasi aktiva finansial merupakan bentuk investasi yang dilakukan dengan menggunakan sekuritas, seperti saham dan deposito.

Jangka Waktu Investasi

Saat ini, investasi terbagi menjadi dua jenis berdasarkan jangka waktu periodenya, yaitu investasi jangka panjang serta jangka pendek. Hal ini tentunya memengaruhi seberapa lama investor akan memperoleh keuntungan. Oleh sebab itu, penting dilakukan bagi investor untuk perlu memahami pilihan jenis investasi berdasarkan jangka waktunya.

1. Jangka Panjang

Investasi jangka panjang ini mencakup kegiatan penanaman modal dengan kurun waktu 3 bulan sampai puluhan tahun. Jenis investasi ini memberikan nilai keuntungan yang cenderung lebih tinggi dibandingkan investasi jangka pendek. Ada beragam jenis instrumen investasi jangka panjang saat ini, sebagai contoh saham, obligasi, dan logam mulia.

2. Jangka Pendek

Sementara itu, investasi jangka pendek adalah ketika investor ingin memutuskan untuk menanam modal dalam kurun waktu yang singkat sekitar 1 – 3 tahun. Kebalikannya dengan jangka panjang, investasi jangka pendek memiliki nilai keuntungan yang cenderung lebih kecil.

Walau begitu, jenis investasi ini dapat menjadi solusi tepat bagi kamu yang sedang memerlukan keuntungan tersebut secara cepat. Contoh dari investasi jangka pendek seperti reksadana serta P2P Lending.

Instrumen Investasi

Instrumen investasi merupakan jenis aset yang menjadi objek untuk ditanamkan modal. Berikut ini adalah beberapa jenis instrumen investasi yang cukup terkenal di Indonesia dan sudah diawasi oleh otoritas jasa keuangan, antara lain:

1. Deposito

Apakah Sobat LINE Bank pernah mendengar jenis investasi deposito? Deposito sebenarnya hampir mirip dengan tabungan dan memiliki risiko yang rendah. Sebab itu, deposito cenderung menjadi pilihan investasi pertama bagi para pemula. 

Meski mirip dengan tabungan, suku bunga deposito lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan biasa. Secara umum, bunga deposito ada di kisaran 3% – 5% per tahun. Kalau kamu investasi deposito di LINE Bank, suku bunga yang didapatkan yaitu 4,5% per tahun. 

Suku bunga deposito dapat berubah dengan mengacu pada suku bunga Bank Indonesia. Namun, semakin banyak uang yang Sobat LINE Bank investasikan, maka bunga depositonya juga semakin tinggi.

2. Emas

Selain deposito, cara investasi yang dapat Sobat LINE Bank pertimbangkan yaitu emas. Nilai investasi emas cenderung stabil dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Risiko investasinya juga rendah, cocok untuk kamu yang berstatus sebagai investor pemula. 

Saat berinvestasi emas, sebaiknya kamu pilih emas batangan karena nilainya murni dinilai dari beratnya. Berbeda dengan emas perhiasan yang cenderung tidak dinilai dari beratnya. 

Untuk membeli emas, kamu bisa melakukannya lewat aplikasi. Bahkan pembelian emas pertama tidak harus 0,5 gram, tapi dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan kamu.

3. Reksa dana

Reksadana termasuk instrumen investasi yang cukup populer di kalangan investor pemula. Ini karena risiko investasinya rendah dan dapat dibeli dengan dana yang cukup minim, mulai dari Rp10.000. Hal itu juga dikarenakan, produk investasi yang kamu beli di reksa dana akan dikelola oleh manajer investasi yang profesional.

Reksadana sendiri terbagi ke dalam lima jenis, diantaranya reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, reksadana campuran, dan reksadana index. Setiap jenis reksadana memiliki risiko investasi yang berbeda-beda. Untuk mengambil risiko terendah ada reksadana pasar uang. Sementara, return tertinggi bisa kamu dapatkan kalau berinvestasi di reksadana saham. 

4. Saham

Berpotensi mendapat return tinggi tapi risikonya juga tinggi, itulah gambaran singkat mengenai investasi saham. Saham sebenarnya merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Saat Sobat LINE Bank membeli saham di pasar modal, pada dasarnya kamu membeli sebagian kepemilikan atas perusahaan tersebut.

Return atas berinvestasi di pasar modal saham biasanya berasal dari dividen dan pertumbuhan saham yang telah kamu beli. Dividen sendiri diambil dari return yang diperoleh perusahaan saat menjalankan bisnisnya. Dari sinilah kamu akan mendapatkan keuntungan. 

Baca Juga: Cara Milenial Investasi Jaman Now Pakai THR!

Apa Saja Manfaat Investasi

Kalau Sobat LINE Bank masih merasa ragu untuk berinvestasi, maka kamu perlu mengetahui manfaat investasi di bawah ini.

1. Meningkatkan Nilai Uang dan Aset

Tujuan kamu berinvestasi tentu untuk meningkatkan nilai kekayaan bukan? Jika benar, artinya kamu telah memahami manfaat dari investasi. Bayangkan kalau saat ini kamu membeli emas, lalu 10 tahun kemudian nilainya semakin meningkat. Sudah dipastikan nilai kekayaan kamu akan semakin bertambah.

2. Menyimpan Dana Darurat

Di era sekarang penting sekali memiliki dana darurat, salah satunya dengan cara investasi. Kalau sewaktu-waktu kamu membutuhkan dana darurat, kamu tinggal menggunakan aset yang kamu investasikan.

3. Mencapai Financial Freedom 

Tahukah Sobat LINE Bank, bahwa dengan memulai investasi artinya kamu sedang berupaya mencapai financial freedom. Merdeka secara finansial ini tentu keinginan semua orang, termasuk kamu yang akan mulai berinvestasi saat ini.

4. Mempersiapkan Kebutuhan Masa Depan

Investasi memang selalu identik dengan kebutuhan masa depan, sebut saja biaya pernikahan, pendidikan anak, kesehatan, dan lain sebagainya. Berinvestasi akan membantu kamu lebih siap menghadapi masa depan.

5. Menghindari Utang

Manfaat berikutnya yang akan kamu dapatkan ketika mengetahui cara investasi yang baik dan benar adalah menghindari utang. Investasi bisa menjadi salah satu solusi untuk menghindari adanya utang – piutang. Hal itu dikarenakan terdapat return yang bisa diambil dari investasi sehingga kemungkinan segala kebutuhan pun akan terpenuhi tanpa melakukan utang.

6. Menghadapi Ancaman Inflasi

Inflasi merupakan kondisi dimana harga barang dan jasa secara umum mengalami kenaikan dalam periode waktu tertentu. Oleh sebab itu, ketika terjadi inflasi kurs mata uang milik negara secara otomatis akan semakin melemah. Dampaknya harga barang maupun jasa akan semakin tinggi. 

Nah, dengan Sobat LINE Bank melakukan investasi, maka inflasi harga barang dan jasa dari waktu ke waktu dapat diseimbangkan dengan imbal hasil/keuntungan dari kegiatan investasi. Oleh karena itu, investasi berperan penting untuk menjaga nilai uang kamu agar tidak semakin menurun. 

Tujuan Investasi Bagi Bisnis

Selain dapat memberikan manfaat, investasi juga memiliki beberapa tujuan tertentu. Berikut ini merupakan 4 hal yang biasanya menjadi tujuan keuangan bagi banyak orang ketika melakukan investasi untuk kelangsungan bisnis.

1. Mendapatkan Penghasilan Tetap

Dengan melakukan investasi, para investor tentunya akan menerima pendapatan atau penghasilan secara aktif ataupun pasif pada periode waktu tertentu. Misalnya kamu berinvestasi saham, maka setiap kuartal tahun kamu akan memperoleh dividen dari saham tersebut.

2. Mengembangkan Bisnis atau Usaha

Meningkatkan nilai investasi ke dalam bentuk permodalan adalah salah satu upaya untuk mengambangkan bisnis atau usaha. Semakin tinggi modal investasinya maka tingkat produksi barang atau jasa pun akan semakin besar, sehingga bisnis semakin berkembang.

3. Menjadi Jaminan Bisnis

Melakukan investasi juga bisa bertujuan untuk menjadi jaminan bisnis. Pada saat investasi dilakukan kepada produsen atau bisnis yang skalanya lebih besar, maka bisnis tersebut akan terjamin dari segi operasional.

4. Meminimalisir persaingan

Investasi juga dapat membuat persaingan antar bisnis yang memiliki peluang sama terminimalisir, sebab investor akan lebih memilih untuk melakukan investasi ketimbang membuka bisnis sendiri.

Baca Juga: Gaji 5 Juta, Kata Siapa Tidak Bisa Investasi? Ini Tipsnya!

Bagaimana Cara Melakukan Investasi untuk Pemula?

Cara investasi untuk pemula sebenarnya tidak begitu sulit, hanya saja ada beberapa hal penting yang perlu Sobat LINE perhatikan. Apa saja itu? Yuk simak tips di bawah ini ya.

1. Kenali Profil Risiko

Profil risiko merupakan alat bantu untuk merencanakan investasi. Untuk mengenali profil risiko kamu, Sobat LINE Bank dapat memastikan beberapa hal penting terlebih dahulu, seperti jangka waktu investasi, tujuan investasi, tingkat toleransi risiko, kondisi keuangan untuk investasi, serta pengetahuan investasi.

Mengenali profil risiko dapat membantu kamu untuk memilih dan menentukan produk investasi. Pilihan produk investasi ini nantinya akan disesuaikan berdasarkan tingkat keuntungan dan tingkat risiko yang perlu kamu tanggung. Semakin tinggi tingkat risiko yang berani diambil, maka potensi keuntungannya pun lebih besar. 

2. Pilih Platform Investasi yang Tepat

Saat ini terdapat berbagai platform investasi yang dapat kamu pilih sesuai kebutuhan. Mulai dari nilai investasi minimal hingga kemudahan dalam melakukan transaksi. Pastikan pilih platform yang memudahkan kamu bertransaksi ya. 

3. Pilih Investasi yang Tepat

Setelah mengetahui jenis-jenis investasi, selanjutnya tentukan instrumen investasi yang akan kamu tanamkan modal. Cara investasi yang tepat tentu akan memberikan keuntungan yang tepat dan sesuai keinginan. 

Baca Juga: Seharusnya Aku Tahu Hal Ini Sebelum Umur 20

4. Mulai dengan Investasi Kecil

Sebagai pemula mulailah berinvestasi dengan nilai kecil terlebih dahulu. Analisis dengan saksama kondisi pasar sebelum kamu mulai investasi dengan nilai yang lebih besar. Ini dilakukan tentunya supaya kamu terhindar dari kerugian.

5. Tentukan Tujuan Investasi

Pertimbangkan tujuan investasi kamu, apakah untuk jangka panjang atau jangka pendek. Setelah menentukan tujuan investasi, kamu dapat memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan.

Nah, itu dia cara investasi yang bisa Sobat LINE Bank lakukan sebagai investor pemula. Untuk menghindari kerugian yang dapat mengganggu kondisi mental dan fisik, kamu bisa berinvestasi dengan risiko investasi rendah terlebih dahulu. 

Mulailah dengan investasi deposito di LINE Bank. Hanya dengan uang sebesar Rp1.000.000, kamu sudah bisa membuka deposito. Tunggu apalagi? Yuk buka deposito dengan mengunduh aplikasi LINE Banksekarang juga! 

Bagikan ke Temanmu
LINE Bank Admin
LINE Bank Admin

A Different Experience of Digital Banking, LINE Bank. LINE Bank is a caring friend, someone that’s easy to get along with. LINE Bank is also a trusted companion, providing smart solutions to all financial issues.

Articles: 277