2 Cara Hitung Bunga Deposito dengan Mudah dan Cepat

Hi Sobat LINE Bank,

Jika kamu menggunakan instrumen keuangan seperti deposito untuk menyimpan uang, mungkin kamu perlu mengetahui cara menghitung bunga deposito agar bisa mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal.

Dengan mengetahui cara hitung deposito, Anda dapat membuat strategi agar investasi deposito yang dilakukan dapat menghasilkan lebih banyak profit. Cek selengkapnya disini!

2 Cara Hitung Bunga Deposito dengan Mudah dan Cepat

Cara Hitung Deposito

Bunga simpanan adalah sejumlah manfaat berupa dana yang diberikan oleh bank kepada nasabahnya sebagai hasil dari penyertaan simpanan. Berbeda dengan bunga tabungan yang bisa diperoleh setiap bulan, pada deposito, bunga akan diberikan pada akhir masa investasi.

Deposito berjangka / time deposit biasanya menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi atau kompetitif daripada tingkat bunga tabungan. Besar kecilnya bunga deposito berbanding lurus dengan dana yang Anda simpan. Jadi, semakin besar dana simpanan, semakin besar pula bunga yang akan Anda dapatkan.

Besaran bunga deposito yang diberikan tergantung dari kebijakan masing-masing bank. Meski begitu, instrumen yang satu ini cukup menjanjikan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghitung bunga deposito agar dapat menemukan strategi investasi yang tepat.

Hitung deposito didasarkan pada dua situasi, yaitu berdasarkan pendapatan per jatuh tempo dan berdasarkan pendapatan per bulan. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Berdasarkan Total Pendapatan Per Jatuh Tempo

Cara ini dilakukan dengan menghitung total pendapatan yang didapatkan setiap jatuh tempo. Cara hitung deposito ini akan membantu kamu mengetahui kisaran keuntungan secara keseluruhan. Berikut rumus perhitungannya:

Bunga Deposito = Jumlah Setoran + (Keuntungan Bunga Deposito – Jumlah Pajak Deposito)

Adapun untuk menghitung keuntungan dari bunga deposito dan besarnya pajak, kamu dapat menggunakan rumus di bawah ini:

Keuntungan Bunga Deposito = (Jumlah Setoran x Suku Bunga x Jumlah Tenor) : 365 hari

Sedangkan, untuk besarnya pajak dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:

Jumlah Pajak Deposito = Keuntungan Bunga Deposito x Tarif Pajak

Sebagai contoh, kamu ingin menyetor Rp10.000.000 untuk jangka waktu enam bulan. Lalu, suku bunga deposito yang ditetapkan adalah sebesar 6% dengan pengurangan pajak yang harus ditanggung sebesar 20%.

Maka, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghitung keuntungan dari bunga deposito:

  • (Jumlah Setoran x Suku Bunga x Jumlah Tenor) : 365 hari
  • (Rp10.000.000 x 6% x 180 hari) : 365 hari
  • Rp108.000.000 : 365
  • = Rp295.890

Kemudian, kamu perlu menghitung jumlah pemotongan pajak yang harus kamu tanggung:

  • Keuntungan Bunga Deposito x Tarif Pajak
  • Rp295.890 x 20%
  • = Rp 59,178

Jika keuntungan dari bunga deposito dan jumlah potongan pajak yang harus ditanggung sudah diperoleh, maka kamu bisa mulai menghitung keuntungan dari bunga deposito:

  • Jumlah Setoran + (Keuntungan Bunga Deposito – Jumlah Pajak Deposito)
  • Rp10.000.000 + (Rp 295.890 – Rp 59.178)
  • Rp10.000.000 + Rp 236.712
  • = Rp10.236.712

Dengan begitu, total pendapatan kamu dari deposito tersebut setelah enam bulan adalah Rp10.236.712.

2. Berdasarkan Pendapatan Per-Bulan

Cara hitung deposito selanjutnya adalah dengan menggunakan keuntungan bunga per bulan. Kamu bisa menggunakan cara ini untuk mengetahui bunga deposito setiap bulannya. Berikut rumus perhitungannya:

Total Bunga = (Jumlah Setoran x Suku Bunga x 80% x 30 hari) : 365 hari

Angka 80% dalam rumus di atas didapat dari persentase pendapatan dikurangi persentase pajak yang harus ditanggung, yaitu 100% – 20%.

Sebagai contoh, kamu ingin menyetorkan deposito sebesar Rp10.000.000 untuk jangka waktu enam bulan. Sedangkan suku bunga deposito ditetapkan sebesar 6% dengan pengurangan pajak yang harus ditanggung sebesar 20%. Jadi, cara perhitungan berdasarkan pendapatan per bulan adalah sebagai berikut:

  • (Jumlah Setoran x Suku Bunga x 80% x 30 hari) : 365 hari
  • ( Rp 10.000.000 x 6% x 80% x 30 hari) : 365 hari
  • 14.400.000 : 365
  • = Rp39.452

Dari hasil perhitungan di atas, maka keuntungan bersih yang bisa kamu dapatkan setiap bulannya adalah Rp39.452.

Demikian dua cara hitung deposito yang dapat kami sampaikan. Jika kamu tertarik untuk melakukan deposito berjangka, kamu dapat melakukannya di LINE Bank!

Kalau untuk urusan keuangan dan cash flow  serahkan ke LINE Bank biar tetap nyaman. Untukmu yang belum memiliki rekening LINE Bank, yuk buka rekening sekarang buat dapetin keuntungannya. Menarik bukan?

Caranya gampang kok, download aplikasi LINE Bank di Appstore maupun Playstore dengan klik disini!

Jangan sampai ketinggalan juga ya promo menarik LINE Bank untukmu,berikut!

Baca : Apa itu Time Deposit? Yuk, Kenali Pengertian dan Kelebihannya

Bagikan ke Temanmu
LINE Bank Admin
LINE Bank Admin

A Different Experience of Digital Banking, LINE Bank. LINE Bank is a caring friend, someone that’s easy to get along with. LINE Bank is also a trusted companion, providing smart solutions to all financial issues.

Articles: 327